Masih diruang 3x4 dengan dominasi kayu dan dua orang yang kekenyangan nasi ayam kabita otista gwe berhasil merilis salah satu bentuk pemograman masal yang sepertinya agak telat untuk membuatnya nyata dalam hidup gwe.
setelah tadi malam, hari ini kurang lebih jauh lebih baik. Dari segi perut, bisa dibilang hari ini gwe beruntung. Makan siang tangan kosong di salah satu rumah makan peranakan di bilangan cikini dan malamnya kembali mengulang sukses seperti malam sebelumnya special dinner di pantry bersama segelintir pasukan kelaparan dengan nasi ayam kabita.
"heh, jangan kelamaan tuh dipanasinya.."
"akh.. baru lima belas menit"
"budonnnggg.. kering dah tuh ayamnya.."
"Hehhhhh!! samosa gwe tuh!!"
"duuuuhhh, gangu deh tuh suara.."
"tangan lu tuh, lebih ganggu!!"
"tuh.. tuh.. liat, liat.. bukan gwe kaaann?"
"aaaccccchhooooookk....."
"heemm, so bright here.." hampir aja campuran nasi, ayam dan sambal terasi yang telah teradon dengan lumat muncrat ke muka polos sulis (ups, lebih tepatnya ceng-ok). Persis setan indonesia, datang tidak dijemput pulang tidak diantar dia nongol tiba - tiba dipintu pantry dengan sebuah prolog yang menurut sulis dan buyung'angha (read: gaya singaporean) mencoba nge-JOK.
"hhhmm so bright in here??"
sepakat lewat jalur telepati kita berempat menatap bolam - bolam lampu yang berjajar rapi di langit - langit pantry untuk kemudian saling bertatapan. Agak hiperbola sih, enam lampu sorot kecil dibilang terlalu terang. Tiba - tiba salah seorang yang duduk di pojok meja mengatakan hal yang membuat achok langsung berinisiatif mematikan lampu dan menyisakan dua cahaya tepat diatas kepala gwe dan sulis.
"candle light dinner.. " satu kedipan jane ke buyung'anha (read:gaya singaporean)
mungkin inilah bentuk perasaan buyung'angha (read:gaya singaporean)
"jangan nengok.. jangan nengok.. datang tak dijemput pulang tak diantarrr....akkkkkkkhhhh"
"heh!wirit express lu ha'.."
"ngehe pake k lu, demi gigolo yang gak laku - laku di mahakam. Lu gak liat apa ha', giginya berkedip ha'!!"
Sontak, pantry riuh mendengar celoteh buyung'angha (read:gaya singaporean) sementara dia si datang tak dijemput pulang tidak diantar perlahan mengundurkan diri tanda tak mampu mentranslate gong-gongan kami.
"aaaaaaaaaaauuuuuuuuuuuuu......"
p/s: malam ini ada fireworks bos, "you smoke with the boys ha' (read: gaya singaporean)".
Selasa, 23 September 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar